KEJAKSAAN NEGERI
   
   
 
 
19 Agustus 2015

Pertemuan terkait MoU dengan Pt.BPD Kalimantan Tengah Cabang Buntok
Pertemuan terkait MoU dengan Pt.BPD Kalimantan Tengah Cabang Buntok

Pada hari Rabu tanggal 19 agustus 2015 pukul 10.00 WIB Kejaksaan Negeri Buntok bersama PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah Cabang Buntok mengadakan pertemuan dengan nasabah /debitur bermasalah. Kejaksaan Negeri Buntok diwakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buntok Bpk. LUHUR ISTIGHFAR, S.H.,M.Hum didampingi oleh Kasi Perdata Dan Tata Usaha Negara ARY HANDOKO, S.H. selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) . Tujuan dilakukannya pertemuan ini tersebut adalah sebagai langkah dari pihak Kejaksaan Negeri Buntok sebagai Jaksa Pengacara Negara dari PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah Cabang Buntok untuk hal penagihan terhadap debitur-debitur bermasalah. Pertemuan terakhir debitur bermasalah dihadiri oleh 5 (lima) dari total 8 (delapan) nasabah/debitur bermasalah yang kemudian semuanya bersedia membuat surat pernyataan tertulis bermaterai yang ditujukan kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah Cabang Buntok dan diketahui oleh Jaksa Pengacara Negara.  Surat pernyataan tertulis tersebut berisi batas waktu terakhir pembayaran piutang kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah Cabang Buntok, seperti yang diutarakan Kepala Kejaksaan Negeri Buntok “Apabila nasabah/ debitur bermasalah tidak segera membayar sampai waktu batas terakhir toleransi sebagaimana dalam surat pernyataan, maka akan dilakukan somasi ke pengadilan”. Pihak PT. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah Cabang Buntok sendiri akan memberikan toleransi waktu terhadap nasabah / debitur bermasalah yang telah jatuh tempo sampai 3 (tiga) bulan sejak bulan agustus 2015.